Prestasi Piala Eropa Sepanjang Masa

1. Juara Piala Eropa:

– Jerman (tiga kali: 1972, 1980 dan 1996).

– Perancis (dua kali: 1984 dan 2000).

– Spanyol (dua kali: 1964 dan 2008).

– Republik Cek (1976), Denmark (1992), Yunani (2004), Italia (1968), Belanda (1988) dan Rusia/Uni  Soviet (1960).

2. Pencetak gol terbanyak:

– Michel Platini (Perancis/9 gol/di edisi 1984).

– Alan Shearer (Inggris/7 gol/di edisi 1992, 1996 dan 2000).

– Thierry Henry (Perancis/6 gol/di edisi 2000, 2004 dan 2008).

– Patrick Kluivert (Belanda/6 gol/di edisi 1996 dan 2000).

– Nuno Gomes (Portugal/6 gol/di edisi 2000, 2004 dan 2008).

– Ruud van Nistelrooy (Belanda/6 gol/di edisi 2004 dan 2008).
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Biaya Untuk Menjadi Anggota DPR RI

Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pramono Anung mengatakan, setidaknya ada empat kategori latar belakang seseorang jika akan maju sebagai anggota legislatif.

Keempat kategori tersebut ialah publik figur, aktivis partai maupun aktivis sosial masyarakat, Pensiunan TNI/Polri dan pengusaha.

Dari keempat kategori tersebut, publik figur dinilai akan mengeluarkan biaya politik paling kecil jika akan maju dalam pileg. “Rata-rata publik figur pengeluarannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan aktivis partai, dan lain-lain,” jelasnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Rabu (09/05/2012).

Pram juga mengatakan secara rinci kisaran anggaran yang akan dikeluarkan untuk keempat kategori tersebut. “Pengeluaran publik figur antara Rp100 juta sampai Rp500 juta. Aktivis partai antara Rp300 juta sampai Rp1 miliar. Nah yang pensiunan birokrasi di atas Rp1 miliar sampai Rp1,8 miliar. Sedangkan pengusaha di atas Rp1,8 miliar,” paparnya.

Bahkan, sambung Pram, seorang dengan latar belakang pengusaha bisa menghabiskan dana sebesar Rp22 miliar untuk maju sebagai caleg.

“Pengeluaran terbesar rata-rata adalah pengusaha. Kisarannya Rp2 miliar lebih. Yang mengejutkan ada pengusaha yang pengeluarannya sangat ekstrim, sampai Rp22M. Jadi ini rata-rata,” ujarnya.

Maka dari itu, Pram khawatir, dengan disepakatinya sistem pemilu yang terbuka, maka itu akan membuka peluang kepada siapa yang memiliki dana besar akan menjadi pemenang. “Saya khawatir dalam sistem proporsional terbuka ini, lama-lama, jangan-jangan yang masuk kebanyakan orang yang punya duit banyak,” pungkasnya.

Walaupun repost semoga bisa menjadi informasi yang berharga untuk Rakyat Republik indonesia, terutama bagi yang ingin mencalonkan diri menjadi yang terhormat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

source: kompas.com

Ditulis dalam Bangsa, Informasi. 1 Comment »