Prestasi Piala Eropa Sepanjang Masa

1. Juara Piala Eropa:

– Jerman (tiga kali: 1972, 1980 dan 1996).

– Perancis (dua kali: 1984 dan 2000).

– Spanyol (dua kali: 1964 dan 2008).

– Republik Cek (1976), Denmark (1992), Yunani (2004), Italia (1968), Belanda (1988) dan Rusia/Uni  Soviet (1960).

2. Pencetak gol terbanyak:

– Michel Platini (Perancis/9 gol/di edisi 1984).

– Alan Shearer (Inggris/7 gol/di edisi 1992, 1996 dan 2000).

– Thierry Henry (Perancis/6 gol/di edisi 2000, 2004 dan 2008).

– Patrick Kluivert (Belanda/6 gol/di edisi 1996 dan 2000).

– Nuno Gomes (Portugal/6 gol/di edisi 2000, 2004 dan 2008).

– Ruud van Nistelrooy (Belanda/6 gol/di edisi 2004 dan 2008).
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Sepuluh Dosa Nurdin Halid Versi Demonstran

Berikut daftar kesalahan yang pernah dilakukan Nurdin Halid menurut para demonstran:

  1. Nurdin dinilai menggunakan politik uang saat bersaing menjadi Ketua Umum PSSI pada November 2003 dengan Soemaryoto dan Jacob Nuwawea.
  2. Nurdin juga mengubah format kompetisi dari satu wilayah menjadi dua wilayah dengan memberikan promosi gratis kepada 10 tim, yakni Persegi Gianyar, Persiba Balikpapan, Persmin Minahasa, Persekabpas Pasuruan, Persema Malang, Persijap Jepara, Petrokimia Putra, PSPS, Pelita Jaya, dan Deltras Sidoarjo.
  3. Ada indikasi jual-beli trofi sejak musim 2003 lantaran juara yang tampil punya kepentingan politik karena ketua atau manajer klub yang bersangkutan akan bertarung di pilkada.
  4. Jebloknya prestasi timnas ditandai tiga kali gagal ke semifinal SEA Games tahun 2003, 2007, 2009. Tahun 2005 lolos ke semifinal, tetapi PSSI ketika itu dipimpin oleh Agusman Effendi yang merupakan pejabat sementara karena Nurdin Halid di balik jeruji penjara.
  5. Membohongi FIFA dengan menggelar Munaslub di Makassar pada tahun 2008 untuk memperpanjang masa jabatannya.
  6. Laporan keuangan tidak jelas terutama dana Goal Project dari FIFA yang diberikan setiap tahun.
  7. Banyak terjadi suap dan makelar pertandingan, bahkan banyak yang melibatkan petinggi PSSI, seperti Kaharudinsyah dan Togar Manahan Nero. Baca entri selengkapnya »

20 Club Sepak Bola Terkaya 2011

Berikut adalah daftar club sepak bola terkaya di Dunia tahun 2011 yang dirilis perusahaan keuangan Deloitte:

1. Real Madrid 438,6 juta euro (Rp 5,2 trilun)
2. Barcelona 398,1 juta euro (Rp 4,795 triliun)
3. Manchester Utd. 349,8 juta euro (Rp 4,213 triliun)
4. Bayern Munich 323,0 juta euro (Rp 3,890 triliun)
5. Arsenal 274,1 juta euro (Rp 3,301 triliun)
6. Chelsea 255,9 juta euro (Rp 3,082 triliun)
7. AC Milan 235,8 juta euro (Rp 2,840 triliun)
8. Liverpool 225,3 juta euro (Rp 2,713 triliun)
9. Inter Milan 224,8 juta euro (Rp 2,707 triliun)
10. Juventus 205,0 juta euro (Rp 2,469 triliun)
11. Manchester City 152,8 juta euro (Rp 1,840 triliun)
12. Tottenham 146,3 juta euro (Rp 1,762 triliun)
13. Hamburg 146,2 juta euro (Rp 1,760 triliun)
14. Lyon 146,1 juta euro (Rp 1,759 triliun)
15. Marseille 141,1 juta euro (Rp 1,699 triliun)
16. Schalke 139,8 juta euro (Rp 1,683 triliun)
17. Atletico Madrid 124,5 juta euro (Rp 1,499 triliun)
18. Roma 122,7 juta euro (Rp 1,477 triliun)
19. Stuttgart 114,8 juta euro (Rp 1,382 triliun)
20. Aston Villa 109,4 juta euro (Rp 1,317 triliun)

source: bbc.co.uk

Pemain dan Pelatih Terbaik Sepak Bola 2010

Messi, Marta, dan Mourinho. Itulah tiga nama yang berkuasa di penghargaan versi FIFA tahun 2010. Ketiganya menyabet penghargaan sebagai Pemain Terbaik (Messi), Pemain Terbaik Wanita (Marta), dan Pelatih Terbaik (Mourinho).

Nama pertama, yakni Lionel Messi, sebenarnya tak terlalu diunggulkan. Xavi dan Andres Iniesta lebih sering disebut-sebut sebagai unggulan utama berkat jasa mereka mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Adapun Messi sinarnya meredup di Afsel.

Kendati demikian, suara terbanyak tetap jatuh ke tangan Messi. Ia memenangkan 22,65 persen suara. Sementara Andres Iniesta mendapat 17,36 persen and Xavi 16,48 persen. Sisa suara jatuh ke para pemain lain yang tak masuk ke tiga besar.

Sementara itu, Marta Vieira da Silva (Brasil), memang sejak awal lebih diunggulkan ketimbang saingannya duo Jerman, Birgit Prinz and Fatmire Bajramaj. Marta mendapat 38,20 persen suara, mengungguli Prinz (15, 18 persen) dan Bajramaj (9,96 persen).

Ini adalah gelar kelima Marta. Sebelumya ia juga pernah meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA pada tahun 2006, 2007, 2008, dan 2009.

Adapun nama terakhir, Mourinho dari awal memang sudah optimistis dirinya bakal memenangi penghargaan Pelatih Terbaik Dunia 2010. Torehan treble winner musim lalu menjadi dasar utama Mou begitu percaya diri.

Mourinho mendapat 35,92 persen suara, mengalahkan Del Bosque (33,08 persen), dan Pep Guardiola (8,45 persen). (FIFA)

Sejarah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)

•  Sekilas Tentang PSSI

PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) yang dibentuk 19 April 1930 di Yogyakarta. Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda, Kelahiran PSSI betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. Jika meneliti dan menganalisa saat- saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih – benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.

•  Awal Mula Berdirinya PSSI

PSSI didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928. Ketika kembali ke tanah air Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda “Sizten en Lausada” yang berpusat di Yogyakarta. Disana ia merupakan satu – satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu. Akan tetapi, didorong oleh jiwa nasionalis yang tinggi Soeratin mundur dari perusahaan tersebut.

Setelah berhenti dari “Sizten en Lausada” ia lebih banyak aktif di bidang pergerakan, dan sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepakbola, Soeratin menyadari sepenuhnya untuk mengimplementasikan apa yang sudah diputuskan dalam pertemuan para pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda) Soeratin melihat sepakbola sebagai wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda, sebagai tindakan menentang Belanda.

Untuk melaksanakan cita – citanya itu, Soeratin mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh – tokoh sepakbola di Solo, Yogyakarta dan Bandung . Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). Kemudian ketika diadakannya pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta dengan Soeri – ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta) bersama dengan pengurus lainnya, dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi persepakbolaan kebangsaan, yang selanjutnya di lakukan juga pematangan gagasan tersebut di kota Bandung, Yogya dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A Hamid, Soekarno (bukan Bung Karno), dan lain – lain. Sementara dengan kota lainnya dilakukan kontak pribadi atau kurir seperti dengan Soediro di Magelang (Ketua Asosiasi Muda). Baca entri selengkapnya »

10 Club Sepak Bola Terkaya Dunia 2010

Berikut adalah daftar club sepak bola terkaya di Dunia:

Baca entri selengkapnya »

Asal-usul Kartu Merah dan Kuning

APAKAH penggunaan kartu merah dan kuning sudah dikenal begitu sepak bola modern muncul? Jawabannya tidak. Kartu merah dan kuning baru diperkenalkan pada Piala Dunia 1970.

Namun, inspirasinya muncul pada Piala Dunia 1966, pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein.

Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera meninggalkan lapangan.
Baca entri selengkapnya »