Buat apa demo 28 Januari???

100 hari Program SBY itu adalah program awal dari Pemerintahan yang dipimpin oleh Susilo Bambag Yudhoyono untuk menuju 5 tahun ke depan. Apa yang dilakukan umat-umat dengan demo 28 Januari kemaren itu sangat tidak mencerminkan rakyat yang cerdas. Ya, negara demokratis, negara yang membebaskan rakyatnya untuk menyampaikan aspirasinya, apakah menyampaikan aspirasi dengan mengerumpul di suatu tempat dengan membakar ban, menutup jalan umum dengan seenaknya, menyetop mobil yang gak tau apa-apa (di Makasar), dan anarkis-anarkis lain sebagainya. Apalagi semua itu dilakukan oleh Mahasiswa, sesuatu yang sangat tidak intelek.

Apakah mahasiswa bangga dengan berdemo saat mereka bisa menjatuhkan kepresidenan Soeharto yang sebenernya pada waktu itu bukan murni kerja mahasiswa, tetapi memang kesalahan Soeharto yang menyebabkan dia jatuh sendiri. Dengan kebanggaan itu kemudian setiap kesalahan sedikit dari seorang presiden kemudian dikit-dikit demo. Sangat disayangkan sebagai mahasiswa yang seharusnya bisa berfikir dingin dalam menyelesaikan setiap masalah dengan duduk tenang.

Sebenernya mahasiswa itu pengecut yang hanya berani dengan beramai-ramai, dan parahnya lagi mungkin ada beberapa mahasiswa yang Cuma ngekor aja, Cuma diajak demo, dikasih nasi sebungkus, ikut aja meramaikan gerombolan massa. Ah, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Baik, kembali lagi ke masalah Program 100 hari SBY-Boediono. Dalam program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono tersebut bukan berarti bangsa Indonesia akan menjadi langsung kaya dan maju hanya dengan 100 hari kerja kabinet bersatu jilid II. Apalagi Fadjroel Rachman dalam dialog di TV One pada 28 januari kemaren mengatakan “SBY itu sudah bekerja 5 tahun 100 hari, tetapi tidak ada hasil yang didapatkan untuk rakyat”. Tanggapan saya, yang di demo Mahasiswa pada 28 Januari kemaren hanya program 100 harinya pemerintahan SBY Bersatu jilid II, bukan pemerintahan 5 tahun yang lalu saat kabinet Indonesia bersatu jilid I. Dan jika terpaksanya harus disangkut pautkan dengan 5 tahun yang lalu, coba Anda bandingkan perkembangan Indonesia pada pemerintahan sebelum SBY dengan pemerintahan setelah SBY. Peningkatan perekonomian Indonesia meningkat 4,5%. Itu adalah capaian yang luar biasa jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang justru melorot karena dampak krisis global sekarang ini.

Masih memiliki waktu 5 tahun kurang 100 hari bagi pemerintahan SBY untuk menuju Indonesia yang lebih baik. Marilah rakyat Indonesia, SBY dan jajarannya hanyalah pengendali bangsa ini, untuk maju dan mundurnya semua berada di tangan rakyat Indonesia.

Ditulis dalam Bangsa. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: