11 Kesalahan Terbesar Sebuah Website

web rusak

  1. Halaman dipenuhi banner besar di bagian depan. Sesuatu yang gawat tapi sering saya lihat. Ketika seseorang melihat halaman depan website anda, mereka mau tahu apa yang anda sediakan di sana. Banner di tiap halaman usahakan jangan lebih dari 250 pixel.
  2. Penggunaan Javasript seperti orang mabok mau pamer otot. Mentang-mentang anda memiliki kemampuan memasukkan Javascript keren ke halaman website anda, jangan lakukan. Yang paling penting, jangan ada JS yang bersifat dekoratif. Saya pernah lihat website yang memiliki jam bergerak di samping kursor, salju turun, dan halaman bergoncang-goncang setiap 15 detik. Hilangkan semua itu.
  3. Menggunakan frame. Jangan gunakan frame untuk website anda. Titik. Mengapa? Pertama, karena bila ada frame, seseorang tidak bisa membookmark suatu halaman (karena yang terbookmark hanya frame saja, tidak termasuk navigasi dsb). Kedua, search engine seperti google bisa bermasalah. Ketiga, jelek!
  4. Animasi Flash sekedar agar keren. Flash adalah sebuah inovasi bagus, bila digunakan dengan tepat (di YouTube, misalnya). Tapi, jangan gunakan untuk animasi-animasi yang berkelap-kelip, bergoyang-goyang, dan melakukan apa saja, termasuk mengusir pengunjung anda. Saya tidak peduli dengan teks bergoyang-goyang anda itu, kecuali membuat saya merasa bahwa website anda tidak berkualitas. Terutama hindari Flash untuk menu, karena search engine tidak bisa mengikuti link tersebut ke halaman-halaman anda yang lain.
  5. Warna berkontras sampai bisa epilepsi. Jangan gunakan teks kuning di atas merah, atau biru di atas ungu, atau semacamnya. Juga jangan gunakan warna terlalu berdekatan: abu-abu muda di putih, misalnya. Hati-hati juga dengan penggunaan tekstur/pola. Jangan tampilkan teks di atas suatu pola, kecuali telah didesain dengan tepat (misalnya, menggunakan teks besar dengan glow di sekitarnya).
  6. Jangan paksa saya! “Jadikan halaman ini menjadi homepage anda! Klik tombol OK.” “Berikan vote kepada kami, sebelum masuk ke website!” Wah, saya datang ke website anda mencari informasi atau layanan, bukan mencari cara untuk membuat anda terkenal. Ingat, website anda ada untuk pengunjungnya, bukan untuk anda.
  7. Hiasan tidak penting. Ini mungkin sedikit mengejutkan, tapi hal seperti, misalnya, jumlah pengunjung adalah suatu hal tidak penting. Saya tidak perlu tahu berapa pengunjung anda, dan itu juga bukan ukuran tepat untuk popularitas suatu website. Sama halnya dengan musik pengiring, foto besar muka anda di halaman depan, dan semacamnya. Termasuk juga marquee yang suka dianggap “keren”. Awas!
  8. Halaman “coming soon”. Ayolah, saya tahu anda memiliki informasi bagus untuk saya. Bila tidak, saya akan pergi. Jangan tawarkan sebuah link, tapi ketika saya klik link itu yang muncul adalah halaman yang bertuliskan “coming soon”. Buang-buang waktu! Jangan tampilkan sesuatu yang belum selesai, karena itu hanya akan mengecewakan pengunjung anda.
  9. Navigasi tidak jelas. Banyak orang menyukai metafora di websitenya. Namun, itu bukan ide bagus. Jika ada halaman berisi artikel, berikan nama “artikel”, jangan “sumur” atau “gudang ilmu”. Langsung saja to-the-point, karena itu membingungkan bagi pengunjung yang baru pertama kali tiba. Bahkan ada juga website yang navigasinya hanya gambar-gambar atau bahkan kosong, dan hanya akan muncul sesudah kursor diletakkan di atasnya. Ini amat sangat menjengkelkan. Sangat.
  10. Iklan layaknya papan pengumuman. Saya mengerti kalau website memerlukan dana. Tapi hati-hati dengan iklan itu! Website yang sebenarnya bisa bagus, dapat rusak hanya karena adanya iklan. Kasus terparah yang saya tahu adalah di detik.com, di mana sudah tidak jelas mana yang iklan dan mana yang benar-benar berita. Saya tidak akan pernah mencari informasi di detik, sebagus apapun informas itu. Tambah lagi kalau iklan itu menggunakan animasi-animasi aneh.
  11. Anda ini siapa, sih? Berikan identitas anda yang jelas di halaman depan. Bila itu website pribadi, katakan “saya adalah seorang seniman cat minyak yang menerima pesanan umum.” Bila anda sebuah perusahaan, tuliskan, “kami merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu anak-anak. Kunjungilah toko online kami di [link]“. Jangan gunakan bahasa marketing. Apapun yang mau anda katakan, jangan bilang “kami merupakan perusahaan unggulan dan multinational dan memiliki daya saing terpercaya dan terdidik”. Saya tidak ingin tahu itu! Yang saya ingin adalah alasan mengapa saya perlu ada di website anda, sebelum saya mengklik tombol X di pojok kanan atas browser saya.
Ditulis dalam IPTEK. 27 Comments »

27 Tanggapan to “11 Kesalahan Terbesar Sebuah Website”

  1. E_N_D_Y Says:

    Kalo blog saya gimana? Udah bagus belum yach?

  2. Mutiara Says:

    Intinya sederhana saja, ya kan bos🙂

  3. deady Says:

    hahaha
    benar nih
    blog saya sudah menuhin syarat” itu gak yah?

    numpang blogwalking aja deh!

  4. Tips Facebook Says:

    bener banget nih

    yg penting pelanggan puas aja😀

  5. Tips Facebook Says:

    bener banget

    kalo saya yang penting pengunjung puas

  6. gsjumpevir Says:

    hohohoho,iy bnr juga😀

  7. year diary Says:

    salam kenal.. tukar2 link ya…..kalau boleh di konfirmasi ya!!

    syukran

  8. Abdul Cholik Says:

    -artikel seperti inilah yang berkualitas dan bermanfaat.
    -sukses mas
    -salam

  9. ariexcom Says:

    bener mas blog itu sebaiknya simple tetapi informatif

  10. JONK Says:

    oh gitu ya,,, mmmm punya saya gimana ya mas ?

  11. IBNU Says:

    wah dapat ilmu lagi ni… tolong cek blog saya dimana ya kurangnya…. komentnya sangat ditunggu

  12. Hermanu Says:

    He he he.. harap dimaklumi saja mas, biasanya yang suka aksesoris aneh-aneh begitu itu blogger2 newbies alias pendatang baru. Biasa lah, sekadar pengen blognya terlihat keren + egonya masih tinggi dan ingin dunia ‘mengakui’ kemampuan scriptingnya. Ibarat tanaman padi muda yang masih tegak berdiri, belum merunduk. Tapi lama-lama nanti juga sadar dan malu sendiri kok. Dan setelah itu mulai berkonsentrasi pada menulis konten yang berkualitas, bukan sekadar aksesori.

    Btw, artikel yang sangat bagus. Salam

  13. mus Says:

    10. Iklan layaknya papan pengumuman. Saya mengerti kalau website memerlukan dana. Tapi hati-hati dengan iklan itu! Website yang sebenarnya bisa bagus, dapat rusak hanya karena adanya iklan. Kasus terparah yang saya tahu adalah di detik.com, di mana sudah tidak jelas mana yang iklan dan mana yang benar-benar berita. Saya tidak akan pernah mencari informasi di detik, sebagus apapun informas itu.

    Lho kok ada link ke detik.com ya. Katanya gak mau cari info dari detik. Terus sidebar di kanan bawah kok ada RSS/ feed detiknews.com ya. Koreksi sedikit nih bos.

    Salam,

  14. juaraPTC Says:

    bagusnya biasa aja ya biar ringan dibuka…. klo kebanyakan iklan pengunjung malah bingung.
    hehe. makasih bro atas inponya………sangat bermanfaat bwt pendatang bru.

  15. sugiarno Says:

    artikel yang bagus. Saya sependapat dengan Mas Hermanu … Salam kenal tuk semua.

  16. Mp3 Terbaru Says:

    Wah inimah gw bgt, coba deh temen2 klik blog q!

  17. iAndoru Says:

    benar semuanya. nggak ada yang salah.
    inilah keadaan web yang ada di indonesia, apalagi para blogger.
    penting untuk menyebarkan info ini.

    terima kasih

  18. JonathanReginald Says:

    ya klo gw bilang sih RELATIF yah, ga bener2 mutlak diterapin gitu juga. Klo tu semua aturan bener2 diterapin, WELCOME TO WEB 1.0 !!! hahahahahaha. true.

  19. bodrox Says:

    lho, saya malah sering ke detik mas… jelas kok navbar-nya🙂
    meskipun crowded ads🙂

  20. mohanlink Says:

    Saya kurang bersependapat dengan anda, karena blog itu ibarat lukisan di atas kanvas yang dimana hanya si pelukislah yang berhak menentukan komponen-komponen yang ada di dalamnya. Dan pandangan seseorang tentang suatu karya itu berbeda-beda, sehingga jangan menilai sebuah karya hanya dengan pikiran pribadi semata tanpa memikirkan nilai estetikanya. Don’t abuse another because we aren’t perfect….

  21. cahayasura Says:

    bagus banget infonya, makasih…🙂

  22. zoel Says:

    ya tergantung ama pribadi masing masing juga pak.. karena saya sendiri membuat untuk hobi dan nyari uang!!!

  23. Billy Koesoemadinata Says:

    pada intinya sih, kesederhanaan kan?

  24. Ardhiansyam Says:

    Saya kurang sependapat jika semua itu ‘dihakimi’ sebagai kesalahan terbesar. Blog atau pun website merupakan wadah ekspresi dan kreasi dari suatu individu atau kelompok, relatif dan tergantung selera, serta kemampuan masing-masing…

    Salam

  25. imron46 Says:

    wah khusus untuk menata layout ini sepertinya saya masih lemah dan perlu banyak belajar, bukan bermaksud mengkritik tetapi memberi masukan, warna hijau yang anda pilih jika bisa diganti warna biru atau warna lain yang lebih sejuk sehingga postingan anda yang berkualitas bisa terbaca dengan baik, kontras warna didukung posting berkualitas dan lay out artistik tentu akan menghasilkan web yang oke punya…salam kenal.

  26. Red Gear Says:

    Nice info, setuju gw…

  27. rumahbisnis21 Says:

    Kalo blog new bie emang seneng pernak-pernik gitu Mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: