Demam dan bahaya Facebook

Face bookPerkembangan Facebook di Indonesia sungguh luar biasa. Berbagai kalangan mulai memanfaatkan situs ini untuk berbagai hal. Pada umumnya, orang memanfaatkan Facebook untuk berbagai kepentingan. Ada yang menggunakan untuk chatting, ajang silaturahmi, mencari teman lama bahkan untuk ajang untuk mengkampanyekan diri (caleg), menjual jasa/service, bertukar pikiran dalam komunitas, menjalin pertemanan sampai ajang menjaga ‘nilai jual’ keartisan.

Anda demam Facebook???? Ternyata Facebook sangat berbahaya!

Ternyata Facebook Sangat Berbahaya

Berhati-hatilah menggunakan Facebook.
Berhati-hatilah menggunakan Facebook. jaringan sosial ini mengalami lima masalah keamanan serius pekan ini. Pakar keamanan khawatir, kriminal akan menggunakan aplikasi tertentu untuk memanen data-data pribadi milik korban.

Facebook mengijinkan orang membuat aplikasi game dan software yang bisa dijalankan di website itu. Tapi aplikasi tidak membutuhkan persetujuan dari Facebook sehingga bisa dieksploitasi oleh hacker.

Salah satu contohnya adalah Error Check System yang mengingatkan user seolah-olah teman tidak dapat melihat profil dan saat diklik menampilkan pesan error. Padahal pada kenyataannya tidak ada yang salah dengan profil.

Aplikasi lain memperingatkan user telah melanggar syarat dan ketentuan Facebook dan menawarkan link agar akun tetap bisa digunakan. Trend Micro mengingatkan saat diklik, pesan palsu ini malah akan tersebar keseluruh daftar teman. Selain itu informasi pribadi milik user secara otomatis berpindah ke pencuri.

“Dua kejadian ini hanya berlangsung dalam sepekan dan hanya masalah waktu saja Facebook akan meninjau ulang kebijakan aplikasinya,” kata Rik Ferguson, senior security adviser Trend Micro.

Ferguson mengatakan meskipun belum ada bukti aplikasi itu telah digunakan hacker untuk mencuri informasi rekening tapi terbukti bisa dijalankan. Dan dia khawatir program yang lebih mutakhir akan menjadi ancaman nyata di Facebook.

Sebelumnya Facebook juga menjadi media penyebaran virus Koobface sejak Desember tahun lalu. Virus itu menular dengan cara menawarkan pancingan agar mengujungi halaman YouTube palsu tapi ternyata menginstall malicious software ke komputer korban.

Pada beberapa seminar yang saya bawakan, saya selalu menyampaikan masalah ketidakmauan pengguna membaca End User License Agreement / Term of use sebuah produk baik software gratis, berbayar maupun layanan gratis di internet seperti ymail, gmail (email); Friendster dan yang terakhir booming Facebook sebelum menggunakan produk/layanan tersebut. Kemudian seorang teman di milis yang ‘iseng’ membaca term of use dari layanan Facebook baru menyadari ‘bahaya’ yang ditimbulkan kemudian hari.

Beberapa waktu yang lalu saya iseng-iseng baca term of use-nya Facebook, dan saya cukup kaget dengan apa isi bagian yang saya baca. Bila anda punya account Facebook dan pernah upload gambar, maka anda telah setuju dan menandatangani kontrak (secara digital tentunya), untuk setuju dengan apa yang dituliskan di dalam perjanjian dengan facebook. Siapa dari anda yg pernah baca bagian yang panjang dan kadang menyesatkan ini??. Langsung aja, tepatnya di bagian: User Content Posted on the Site di paragraf yang kedua, isinya sebagai berikut:

“When you post User Content to the Site, you authorize and direct us to make such copies thereof as we deem necessary in order to facilitate the posting and storage of the User Content on the Site. By posting User Content to any part of the Site, you automatically grant, and you represent and warrant that you have the right to grant, to the Company an irrevocable, perpetual, non-exclusive, transferable, fully paid, worldwide license (with the right to sublicense) to use, copy, publicly perform, publicly display, reformat, translate, excerpt (in whole or in part) and distribute such User Content for any purpose, commercial, advertising, or otherwise, on or in connection with the Site or the promotion thereof, to prepare derivative works of, or incorporate into other works, such User Content, and to grant and authorize sublicenses of the foregoing. You may remove your User Content from the Site at any time. If you choose to remove your User Content, the license granted above will automatically expire, however you acknowledge that the Company may retain archived copies of your User Content. Facebook does not assert any ownership over your User Content; rather, as between us and you, subject to the rights granted to us in these Terms, you retain full ownership of all of your User Content and any intellectual property rights or other proprietary rights associated with your User Content.”
Kurang lebih intinya adalah:
“Saat anda posting sesuatu baik gambar atau apapun ke facebook, maka anda mengizinkan facebook untuk mengcopy untuk tujuan apapun. Dengan memposting sesuatu ke facebook maka secara otomatis anda telah memberikannya kepada facebook dimana, tidak dapat ditarik kembali, terus menerus, non eksklusif, dapat dipindahtangankan, dianggap lunas, utk dipergunakan dimanapun diseluruh dunia, untuk dicopy, ditampilkan pada publik, reformat, dikutip (seluruhnya atau sebagian) dan didistribusikan untuk tujuan apapun, secara komersial, iklan, dsb. Jika anda memutuskan untuk menghapusnya, facebook dapat menyimpan copynya dan mempergunakannya untuk tujuan apapun.”
Apakah anda siap memberikan foto-foto atau apapun yang anda posting untuk digunakan demi tujuan apa saja oleh facebook?? Sudahkah anda membaca “perjanjian” yang disediakan oleh layanan gratis lainnya yang anda gunakan seperti email di yahoo dan gmail?

Unik: Awas Bahaya Facebook!

Banyak orang mengaku addicted to Facebook. Tapi ternyata Facebook dapat mengundang bahaya.

Facebook adalah layanan jejaring sosial yang mengumpulkan orang banyak dalam satu wadah di Internet. Facebook mirip dengan Friendster, namun diakui memiliki banyak kelebihan. Pengguna Facebook mulai dari abg hingga orang tua yang berumur di atas 50 tahun.

Facebook diakui berguna untuk menemukan teman-teman yang tercecer. Banyak dari para pengguna Facebook yang akhirnya berhasil menemukan teman-teman di masa lalu. Hal ini menambah nilai tambah bagi Facebook.

Selain itu fungsi foto dan tagging ternyata disukai banyak orang. Kolom komentar yang disediakan serta notification yang ada membuat para facebooker mengetahui perkembangan dalam dunia per-facebook-an.

Beberapa Facebooker mengaku hal pertama yang mereka periksa ketika online internet adalah membuka akun Facebook. Facebook juga telah berhasil memasuki peringkat ke tiga dunia sebagai situs yang banyak dikunjungi. Bahkan Facebook berhasil menggeser senior dunia jejaring sosial, yaitu Friendster.

Tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari teman, Facebook digunakan untuk beriklan serta berkampanye. Presiden Amerika Barrack Obama adalah Presiden pertama yang memanfaatkan Facebook untuk kampanye via internet, dan kini banyak capres-capres yang mengekor tindakan Obama tersebut.

Namun dibalik keunggulannya, ternyata Facebook memiliki dampak samping.

  1. Terbuangnya waktu. Pengguna Facebook enggan terlepas dari komputer, laptop, handphone, dan gadget yang mampu mengakses Facebook. Banyak waktu terbuang di depan komputer. Aturlah waktu Anda. Jangan sampai sia-sia hanya di depan komputer.
  2. Hati-hatilah memasang status di Facebook. Ada tragedi yang menimpa seorang istri ketika mengganti statusnya menjadi single. Sang suami yang marah tanpa berpikir panjang langsung menghabisi sang istri. Dan hal ini telah terjadi 2 kali.
  3. Hati-hatilah menaruh foto di Facebook. Yang namanya dunia internet, orang bisa melakukan bermacam-macam hal. Orang bisa meng-edit foto sedemikian rupa yang berbau negati dan menyebarkannya ke forum atau milis. Hal ini bisa merusak nama yang terlibat. Belum lagi foto dapat memicu keributan. Pasanglah foto di Facebook dengan bijak, karena tidak hanya Anda dan teman Anda saja yang bisa melihat. Semua orang di dunia bisa melihatnya, kecuali Anda men-setting foto Anda menjadi private, sehingga hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat foto Anda.
  4. Jangan menaruh sembarangan informasi pribadi. Banyak orang tidak menyadari bahaya menaruh informasi di internet. Dengan memberikan informasi tempat bekerja, nomer telepon, hingga alamat rumah, tentu dapat mengundang orang untuk berniat buruk. Bisa saja informasi tersebut dimanfaatkan untuk berbuat tidak baik. Jadi, taruhlah informasi yang umum. Jangan menaruh informasi pribadi di halaman Facebook Anda. Ingatlah bahwa tidak hanya teman Anda saja yang mengakses Facebook. Apabila Anda ingin informasi yang tertera aman dari orang-orang asing, aturlah agar hanya teman-teman Anda yang bisa mengakses Facebook Anda.
  5. Diganggu orang tak dikenal. Banyak orang yang tidak berpikir panjang ketika menerima ajakan berteman dalam dunia jejaring sosial. Tanpa disadari, orang yang diterima menjadi teman bisa mengakses informasi yang tertera dalam halaman Facebook. Oleh karena itu jangan sungkan menolak ajakan teman dari orang yang tidak dikenal. Anda berhak menolak.

Walaupun hal ini terlihat sepele, namun mulai banyak kasus bermunculan karena Facebook. Bijaksanalah dalam menggunakan Facebook.

Apakah anda pemakai facebook.com ? Kalau iya, maka setelah membaca tulisan ini mungkin anda perlu berfikir ulang untuk lebih berhati-hati dalam memakainya. Facebook memang unik dan menarik. Kita dapat berhubungan dengan teman-teman lama kita melalui algoritme jaringan yang disediakan oleh facebook. Dengan mudahnya kita dapat menemukan teman-teman lama dari sejak sekolah dasar sekalipun.

Sudah tentu adalah sangat menyenangkan, bertemu kembali dengan teman lama yang dulu pernah akrab. Facebook juga menyediakan tool-tool dimana komentar atau photo-photo yang kita tampilkan akan dapat dibaca oleh orang lain atau teman kita.

Menjadi orang gila
Tahukan anda bahwa ada salah satu sisi buruk dari facebook yang bisa jadi membuat anda menjadi orang yang sedang gila ? atau mungkin malah anda termasuk daftar orang gila beneran karena facebook ini. Kalau anda merasa tidak nyaman kalau tidak masuk Facebook dalam sehari, maka berhati-hatilah, bisa jadi anda termasuk orang yang sedang mengalami gila internet karena facebook. Kalau anda termasuk orang yang suka dan menunggu-nuggu apakah komentar atau tulisan anda dikomentari orang lain, maka bisa jadi anda adalah orang yang tergila-gila dengan perhatian orang lain.

Bergabung ke dalam group yang tidak jelas
Bahaya lain dari Facebook adalah begitu mudah orang mengundang orang lain dan menjadi teman atau menjadi member dari sebuah group. Sudah tentu kalau group itu menarik maka kita ingin bergabung dengan group tersebut. Tapi kalau asal gabung saja, hati-hatilah, bisa jadi orang itu ingin jahil atau iseng. Misalnya saja membuat group yang ingin membenci sebuah kelompok orang lain. Kalau group itu terkumpul dan menjadi sebuah komunitas yang aktif, maka orang lain akan dengan mudah membuat definisi orang sesuai dengan kolompok tersebut.

Misalnya saja, group tentang Partai Keadilan Sejahtera. Sudah dimaklumi orang-orang yang bergabung di dalam group ini adalah orang-orang yang kalau tidak kader adalah simpatisan PKS. Nah dari sini, setiap member bisa dikelompokkan ke dalam minimal sebagai simpatisan PKS. Kalau dianggap bagian dari PKS orang akan bahagia dan bangga sebagi membernya.  Karena merupakan partai yang bersih, peduli dan profesional. Kalau sebuah kelompok yang mempunyai image buruk, bagaimana?

Karena itu mulai sekarang berhati-hatilah. Dari segi manfaat tidak disangsikan lagi, tapi dari segi mudharat, jangan sampai membuat anda lengah.

Selamat ber facebook ria!!!

Iklan
Ditulis dalam IPTEK. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Demam dan bahaya Facebook”

  1. wibisono Says:

    sip info pencerahannya bung yoga, coba klik http://www.almanhaj.or.id , biar semakin cerah berkeyakinannya. salam buat kawan2 di amikom ya, dulu sy msh imki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: