Nothing is impossible.

Perubahan adalah satu-satunya yang tetap didalam hidup. Kita bahkan bukan orang yang sama dengan kita dua menit yang lalu. Jadi ketika kita mmulai dan mengarahkan energi dengan baik, yang terjadi ketika kita menggunakan kata-kata berenergi tinggi (optimis), kita menciptakan sebuah daya dinamis yang melontarkan kata keberhasilan. Kecepatan dorongan terhadap pembuatn keputusan yang jelaskan bergantung pada hal berikut:

1. Niat yang jelas

Mengapa kita melakukannya? Apa yang ingin kita ciptakan? Semakin spesifik niat kita, akan semakin baik hasilnya.

2. Kreativitas dan tindakan Yang positif

Bagaimana kita berniat melakukannya? Seberapa praktisnya? Seberapa lenturnya kita?

3. Penetapan waktu

Kapan tepatnya kita akan mulai, dan berapa lama waktu yang akan dibutuhkan?

4. Meningginya emosi

Inilah unsur ajaib untuk mempercepat proses. Sebenarnya ini menyertai terjadinya perubahan, ketika pemicu-pemicu membangkitkan berbagai emosi dalam berbagai tingkatan disepanjang perjalanan. Unsur ajaib ini menjadikan proses perubahan seperti matriks, bukan urutan.

5. Syukur dan fleksibel

Apapun hasilnya, rayakan ketika kita mencapai 80 persen dari tujuan-tujuan kita. Jika kita ingin membeli dan tinggal di sebuah rumah dengan tiga kamar tidur dan kita sudah cukup menabung untuk rumah dengan dua kamar tidur, rayakanlah sejauh mana kita sudah tiba. Jika kita belum berhasil memuncukan perubahan, kembalilah ke nomor satu dan pikir ulang strategi kita.

 

Strategi apa yang kita miliki untuk membuat pilihan-pilihan yang sukses untuk mengarahkan kita ke arah yang benar? Apakah kita menggunakan strategi yang sama untuk setiap keputusan, atau apakah keputusan-keputusan kita dibuat berdasarkan dorongan naluriah? Telah terbukti bahwa orang-orang yang paling sukses dalam hidupnya membuat keputusan secara naluriah dan segera menindak lanjuti. Para peneliti di University of Hertfordshire di Inggris menyimpulkan bahwa orang-orang yang sukses hampir selalu lebih baik dalam bertindak atas naluri dibandingkan orang lain. Naluri meningkat ketika akal sadar dan bawah sadar bekerja sebagai tim yang selaras. twiwien@yahoo.com

Curhat untuk MamaKu…

Ma, kok hari ini Aku males banget yach…??? padahal semalem Ku dah tidur lebih awal dari biasanya, soalnya hari ini Ku kuliah jam 7, e… gak taunya bis subuhan tadi Ku malah ketiduran lagi dan tragisnya baru terbangun jam 10, padahal hari ini Ku da Kuliah dari jam 7 mpe jam 12. Dan sayangnya lagi itu semua sudah ku rencanakan semalemnya. Sebelum tidur semalem Ku dah punya rencana tuk gak berangkat Kuliah, tapi tu baru rencana, sapa tau setelah pagi semangatku tumbuh tuk kuliah, setelah bangun yang ada bukannya semangat tuk berangkat kuliah, tapi malah benerin selimut tuk melanjutkan jihad…

Gimana anakmu ini Ma??? Emang tantangan orang hidup itu banyak banget ya Ma…??? dan musuh bagi manusia normal yang nyata itu adalah males, laen dengan orang yang gak normal, pasti males malah dijadiin kawan bagi dia…??? kadang ku semangat yang luar biasa, tapi kadang malesnyapun luar biasa. Apa itu semua karena setan ya….ah masak nyalahin setan lagi?? Dah pasti-pasti yang males manusianya masak masih nyalahin setan…?? emang sih setan yang bikin manusia menjadi murka terhadap Alloh SWT, tapi kalo didunia ini gak ada setan, ntar sapa yang nemenin Fir’aun di neraka, Yang meladheni Asia Carerra tuk melampiaskan nafsunya di neraka… sapa??? Tapi tentu Ku sebagai manusia normal gak mau ah tinggal ma mereka, soalnya di Surga jauh lebih banyak yang menunggu, dari Bidadari yang wajahnya beningnya bak kaca yang mengkilat, Masya Alloh… Ku gak bisa bayangin seperti apa indahnya di Surga???wah kalo nyritain kayak gini ku malah jadi pengen buruan Mati aja, trus masuk Surga…Amiiiiiin.

Ma, do’ain anakmu ini cepet jadi orang ya… biar bisa bikin bangga Mama, Papa, keluarga, Bangsa, Agama, dan Semuanya…

Semangatlah untuk hari ini…!!!!

Keluarga, Bangsa INDONESIA, dan Agama ISLAM menunggmu WIWIEN!!!!

Kelompok Dukungan 3 Pasangan Capres Bertebaran di Facebook

pasangan-capres

Belum lama pendeklarasian capres-cawapres, kelompok-kelompok pendukung 3 pasangan capres-cawapres sudah langsung bergerilya. Salah satunya melalui dunia maya via situs jejaring sosial Facebook.
Di fasilitas ‘cari’ atau ’search’, ketikkan saja misalnya JK-Win (Jusuf Kalla-Wiranto). Maka akan terlihat sekitar 30-an lebih kelompok dukungan pasangan capres-cawapres yang deklarasinya paling awal ini.

Namanya pun bermacam-macam. Ada ‘JK-WIN’, ‘JK-WIN For President’, ‘Vote JK-WIN’, ‘RELAWAN JK-WIN’, ‘JK-WIN For INDONESIA’, ‘Maros Pendukung JK-WIN’ dan lain-lain. Jumlah anggotanya, dari yang di bawah 10 sampai ratusan.

Coba ketikkan ‘JK-Wiranto’, penelusuran saya,  pada Senin (18/5/2009) ada sekitar belasan kelompok dukungan pasangan yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menampakkan diri.

‘JK-Wiranto’, ‘RELAWAN JK-WIRANTO’, ‘JK-WIRANTO FANS CLUB’, ‘Say Yes For JK – Wiranto’ adalah beberapa nama-nama kelompok dukungan bagi JK-Wiranto.

Bagaimana dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono? Tampaknya setali tiga uang. Ada sekitar 30 kelompok dukungan terpampang begitu kata ‘SBY-Boediono’ diketikkan di kolom ‘cari’.

Pasangan yang dideklarasikan di Bandung, Jumat 15 Mei 2009 lalu ini tak kalah panen dukungan. ‘Presiden & Capres Susilo B Yudhoyono dan Cawapres Boediono (SBY BERBUDI)’, kelompok yang paling mencolok sudah mengumpulkan 2.678 anggota.

Ada juga ‘Jaringan Nusantara (JN) for SBY-BOEDIONO 2009-2014′, ‘PILIH SBY – BOEDIONO FOR PRESIDENT 2009-2014′, dan ‘Let’s Support SBY-Boediono (SBY BERBUDI)’. Oh ya, beberapa kelompok di antaranya memasang foto terbaru mereka saat deklarasi di Sabuga, mengenakan batik merah menyala.

Kelompok pendukung Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto tak kalah militan. Nama kelompok seperti ‘BALAGA (Barisan Bela Mega Prabowo)’, ‘Poros Pendukung Mega Prabowo’, ‘Say “YES!!!” to Mega-Prabowo’ terpampang dalam barisan pendukung di antara belasan kelompok.

Selain, kelompok pendukung ketiga capres, ada pula kelompok yang anti kepada ketia pasangan capres-cawapres itu. ‘Say NO to Mega-Prabowo, SBY-Budiono, JK-Wiranto,dan Elit Penipu lainnya’ misalnya, sudah mengumpulkan 203 anggota.

Ada pula ‘Kenapa Harus (Bukan) JK-Win, SBY – Budiono atau Mega – Prabowo’ yang sukses menggaet 61 anggota. Dalam boks deskripsinya, kelompok ini sengaja dibentuk untuk melihat tanggapan kepada capres-cawapres.

“Silahkan mengomentari dengan bijak, silahkan mendukung dengan cara yang kreatif, silahkan pula menolak dengan tidak memaki,” tulis moderator kelompok itu.

Nah, Anda berminat bergabung kepada kelompok yang mana